Siang tadi, tanpa disengaja aku melewati majalah dinding LDK (Lembaga Dakwah Kampus). Dengan sedikit penesaran aku melirik kekanan-kekiri, berusaha menseriusi bacaan-bacaan yang tersusun rapi. “Ah...judulnya membosankan,”...Op, tepat diatas tulisan lainnya, ada sebuah artikel cerita motivasi berjudul “Buku Merah” yang menghentikan putaran mata liarku yang sedang sibuk mencari judul tulisan yang sedikit kontroversial, karena memang aku senang yang begitu.
BUKU Merah, karya Sri Rahayu sangat mengagetkanku. Aku terkaget-kaget dibuat catatan 2 halaman ini. Bagaimana tidak, semua kisahnya sangat mirip dengan kisah hidupku yang sebenarnya.
Mbak Sri Rahayu menggambarkan dirinya, seorang wanita yang sedang terlelap dalam kesibukan, rutinitas kesehariannya. Disitu ia menggambarkan seorang wanita karis, yang sudah mulai melupakan janji-janji awal hidupnya, ketika karirnya belum memuncak seperti sekarang ini.
Sampai suatu malam, ketika sedang membereskan kamar tidur yang mulai tak terawat yang juga karena aktifitas yang mulai memadat di akhir bulan ini, ia mendapatkan sebuah buku merah usang, yang ia yakin, ini dulu miliknya.
Ternyata, buku itu adalah buku jadwal ibadah sehariannya 5 TAHUN YANG LALU.
Kaget bukan main aku membaca kisah itu, itu mengingatkanku, pada sebuah kisahku ketika 4 tahun yang lalu. Aku juga membuat sebuah buku catatan ibadah harian yang aku konsisten ini harus terlaksana setiap harinya.
Di buku catatan harian ibadah wanita itu, terlihat rapi beberapa ibadah yang sudah diconteng, tanda terlaksana di kolom keterangan. Persis, ini sama dengan kisahku.
___________________________________________
Teriama kasih yang sangat dalam saya ucapkan kepada Allah SWT, yang telah memberikan saya rizki sehingga pagi tadi saya mempunyai kemauan unutk sejenak membaca artikel lepas, sehingga aku tersadar kembali.
Selanjutnya aku juga berterima kasih kepada penulis, mbak Sri Rahayu. Yang saya yakin ia tidak sadar, bahwa ia telah mengubah hidupku malam ini. Teriama kasih mbak.
___________________________________________
Teman, salah satu tips jitu menjadi orang sukses adalah, membuat jadwal kegiatan satu hari sebelum melakukan kegiatan ini. Contohnya, jika kita seorang mahasiswa, paling lambat malam sebelumnya kita harus memikirkan (paling tidak) ataupun menuliskan susunan kegiatan yang hendak kita laksanakan di hari esok. Karena menurut survei, dengan cara ini sudah banyak teman kita yang sukses menjalankan kegiatan hariannya. Nasehat ini jugalah yang sering sekali diucapkan salah salu leaderku , ketika aku sedang menseriusi salah satu bisnis MLM, Kak Hasty.
Tetapi, yang sering menjadi kendala ialah rasa malas yang kerap datang ketika kita ingin berubah.
Yang menjadi penyebab hanya satu, MALAS.
Nah,disini saya akan berbagi sedikit cara mengatasi masalah ini, tadi sebelum menuliskan artikel kecil ini, saya membaca buku JONRU GINTING, didalam bukunya menjadi penulis hebat. Ia menerangkan beberapa tips menghilangkan rasa malas, paling tidak beginil;ah paparan beliau :
HAL PERTAMA yang harus kita lihat adalah masalah niat dan tujuan. Rasulullah mengatakan “Innama alA`malu Binniyat” juga “Laa amala illa binniyah”. Tidak ada kegiatan tanpa niat.
Yang menjadi pertanyaan, apa tujuan ataupun niat kita melakukan pekerjaan tersebut. Kalau kita ingin menulis misalnya, apa tujuan kita menulis..? kalau kita ingin on-line umpamanya, apa tujuana kita online itu..? jangan tak punya niat yang teatp, itu sama saja seperti kita menyetop taxi, dan sopir bertanya “mau kemana mas..?” lantas kita bertanya “mau kemana ya..?”.
Dan HAL YANG KEDUA, dan juga yang terakhir adalah motivasi. Semuanya butuh motivasi, sebab dengan motivasi keinginan untuk berubah sangat rentan kita dapatkan. Contoh lagi, kita sebagai mahasiswa pastinya harus pergi ke kampus sebagai sarana tempat belajar, nah...motivasi kita pergi ke kampus itu apa..? apakah karena tidak mau menyia-nyiakan harapan orang tua, atau karena harus bertemu kekasih, atau hanya untuk menambah koleksi teman..?
Dari 2 hal ini, tidak ada yang penting, dua-duanya SANGAT PENTING.Tujuan dan motivasi.
Mudah-mudahan, kita mampu menguasai 2 kunci menghilangkan rasa malas ini, sehingga kita bisa melakukan aktifitas seperti yang kita harapkan. Amin.
Selamat berjuang.
Read More >>
BUKU Merah, karya Sri Rahayu sangat mengagetkanku. Aku terkaget-kaget dibuat catatan 2 halaman ini. Bagaimana tidak, semua kisahnya sangat mirip dengan kisah hidupku yang sebenarnya.
Mbak Sri Rahayu menggambarkan dirinya, seorang wanita yang sedang terlelap dalam kesibukan, rutinitas kesehariannya. Disitu ia menggambarkan seorang wanita karis, yang sudah mulai melupakan janji-janji awal hidupnya, ketika karirnya belum memuncak seperti sekarang ini.
Sampai suatu malam, ketika sedang membereskan kamar tidur yang mulai tak terawat yang juga karena aktifitas yang mulai memadat di akhir bulan ini, ia mendapatkan sebuah buku merah usang, yang ia yakin, ini dulu miliknya.
Ternyata, buku itu adalah buku jadwal ibadah sehariannya 5 TAHUN YANG LALU.
Kaget bukan main aku membaca kisah itu, itu mengingatkanku, pada sebuah kisahku ketika 4 tahun yang lalu. Aku juga membuat sebuah buku catatan ibadah harian yang aku konsisten ini harus terlaksana setiap harinya.
Di buku catatan harian ibadah wanita itu, terlihat rapi beberapa ibadah yang sudah diconteng, tanda terlaksana di kolom keterangan. Persis, ini sama dengan kisahku.
___________________________________________
Teriama kasih yang sangat dalam saya ucapkan kepada Allah SWT, yang telah memberikan saya rizki sehingga pagi tadi saya mempunyai kemauan unutk sejenak membaca artikel lepas, sehingga aku tersadar kembali.
Selanjutnya aku juga berterima kasih kepada penulis, mbak Sri Rahayu. Yang saya yakin ia tidak sadar, bahwa ia telah mengubah hidupku malam ini. Teriama kasih mbak.
___________________________________________
Teman, salah satu tips jitu menjadi orang sukses adalah, membuat jadwal kegiatan satu hari sebelum melakukan kegiatan ini. Contohnya, jika kita seorang mahasiswa, paling lambat malam sebelumnya kita harus memikirkan (paling tidak) ataupun menuliskan susunan kegiatan yang hendak kita laksanakan di hari esok. Karena menurut survei, dengan cara ini sudah banyak teman kita yang sukses menjalankan kegiatan hariannya. Nasehat ini jugalah yang sering sekali diucapkan salah salu leaderku , ketika aku sedang menseriusi salah satu bisnis MLM, Kak Hasty.
Tetapi, yang sering menjadi kendala ialah rasa malas yang kerap datang ketika kita ingin berubah.
Yang menjadi penyebab hanya satu, MALAS.
Nah,disini saya akan berbagi sedikit cara mengatasi masalah ini, tadi sebelum menuliskan artikel kecil ini, saya membaca buku JONRU GINTING, didalam bukunya menjadi penulis hebat. Ia menerangkan beberapa tips menghilangkan rasa malas, paling tidak beginil;ah paparan beliau :
HAL PERTAMA yang harus kita lihat adalah masalah niat dan tujuan. Rasulullah mengatakan “Innama alA`malu Binniyat” juga “Laa amala illa binniyah”. Tidak ada kegiatan tanpa niat.
Yang menjadi pertanyaan, apa tujuan ataupun niat kita melakukan pekerjaan tersebut. Kalau kita ingin menulis misalnya, apa tujuan kita menulis..? kalau kita ingin on-line umpamanya, apa tujuana kita online itu..? jangan tak punya niat yang teatp, itu sama saja seperti kita menyetop taxi, dan sopir bertanya “mau kemana mas..?” lantas kita bertanya “mau kemana ya..?”.
Dan HAL YANG KEDUA, dan juga yang terakhir adalah motivasi. Semuanya butuh motivasi, sebab dengan motivasi keinginan untuk berubah sangat rentan kita dapatkan. Contoh lagi, kita sebagai mahasiswa pastinya harus pergi ke kampus sebagai sarana tempat belajar, nah...motivasi kita pergi ke kampus itu apa..? apakah karena tidak mau menyia-nyiakan harapan orang tua, atau karena harus bertemu kekasih, atau hanya untuk menambah koleksi teman..?
Dari 2 hal ini, tidak ada yang penting, dua-duanya SANGAT PENTING.Tujuan dan motivasi.
Mudah-mudahan, kita mampu menguasai 2 kunci menghilangkan rasa malas ini, sehingga kita bisa melakukan aktifitas seperti yang kita harapkan. Amin.
Selamat berjuang.
