Kabar terbaru, tadi sore (22/03) interview khusus Putra Nababan bersama Obama membahas sedikit sebab keterlambatan kehadirannya ke Indonesia. sore tadi merupakan start awal saya untuk lebih ingin mengetahui sebab-sebab kehadiran Obama yang sedikit banyaknya menjadi kontroversi di kalangan mahasiswa IAIN-SU, khususnya bagi anak-anak Hizbut Thahir Indonesia. Banyak slogan penentangan kehadiran Obama Ke Indonesia, sampai-sampai judul sebuah dialog yakni "KICK ANDI" diganti menjadi "KICK OBAMA" dengan design yang sangat mirip dengan aslinya.
Awalnya, seperti mahasiswa lainnya saya tidak ambil pusing dengan agenda pemerintah ini. bahkan, saya merasa ; apa salahnya seorang tamu datang ke Indonesia..? yap...sama seperti mahasiswa lain, pada umumnya yang tidak tahu menahu soal ini.
Namun ketika saya melihat sekilas cuplikan dialog Putra Nababan bersama Obama tadi sore, terasa menjadi pembangkit kembali rasa penasaran saya yang teramat besar kepadanya, tentunya Obama. Buat apa, untuk apa, tujuan apa..dan masih banyak segudang pertanyaan yang saya punya.
Nah, pagi ini semua pertanyaan itu terjawab. dengan mengambil dan menyadur beberapa berita, yang saya muat dalam satu tulisan sederhana ini, semoga dapat menambah info-info seputar kehadiran Obama ke Indonesia.
Disadur dari Metro Tv News
kedatangan Obama ke Indonesia tidak sekedar untuk bernostalgia dengan masa kanak-kanaknya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Tetapi Obama datang dengan tawaran kerja sama ekonomi dengan Indonesia. Rupanya, Amerika sedang merasa terancam dengan pakta perdagangan bebas antara ASEAN, khususnya Indonesia, dengan China atau CAFTA.
Ada tiga agenda utama yang diusung Obama dalam kunjungannya ke Indonesia, yaitu mendesak Indonesia memperbaiki iklim investasi, peningkatan kerja sama perdagangan Amerika-Indonesia, dan menawarkan forum kerja sama perdagangan regional Asia Pasific.
Amerika berkeinginan Indonesia masuk dalam blok ekonomi baru yang sedang digodok Gedung Putih. Blok baru dalam kerangka perdagangan bebas itu bernama Trans Pasific Partnership. Indonesia masih menimbang-nimbang tawaran Amerika tersebut. Sejauh ini kerja sama ekonomi Indonesia dengan Amerika sudah sangat baik. Ini terlihat dari tingginya arus modal masuk dari Amerika ke Indonesia. Ini diamini Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Gita Wirjawan.
Amerika merasa terancam dengan keberadaan China di ASEAN. Wajar saja karena perdagangan bebas yang dilakukan China dengan ASEAN bisa menggerus keuntungan perdagangan Amerika hingga 25 miliar dolar setiap tahun. Tidak hanya kerugian perdagangan, Amerika pun takut tingkat pengangguran di negaranya meningkat seiring hilangnya pasar produk Amerika di kawasan Asia Pasifik.
Bagi Indonesia sendiri, keberadaan Amerika sangat menguntungkan dari sisi ekspor nonmigas. Pasalnya, pasar ekspor non-migas Indonesia lebih besar ke Amerika dibanding ke China. Ekspor produk nonmigas Indonesia ke Amerika tahun 2009 mencapai 10,5 miliar dolar Amerika. Ada pun ekspor non-migas ke China hanya sebesar 8,9 miliar dolar Amerika.
Meski demikian, dari sisi impor China lebih bisa menguasai pasar Indonesia dibanding Amerika. Angka impor China itu akan menggelembung di tahun 2010 akibat diterapkannya perjanjian perdagangan bebas ASEAN-China. Impor China ke Indonesia tahun 2009 mencapai 13,5 miliar dolar. Sedangkan impor Amerika ke Indonesia hanya mencapai angka 7 miliar dolar Amerika.
Rencananya, Amerika Serikat akan membangun blok baru perdagangan bebas dengan delapan negara terpilih. Antara lain Indonesia, Singapura, Brunei, Vietnam, Australia, Selandia Baru, Chili dan Peru. Blok perdagangan bebas Trans Pasific Partnership akan menjadi bahan utama gerilya yang dilakukan Presiden Barack Obama. Kini tinggal Indonesia yang memilih untuk berperan penting memegang kartu truf.
______________________________________________________________
inilah tiga agenda kehadiran Obama ke Indonesia, selain ingin bernostalgia. dimana posisi anda..? menolak, atau menerima..? tentukan pilihan anda mulai sekarang
